Asril SE Sambut Gembira Panen Perdana Lele Kelompok Tani Kampuang Tarandam Garegeh

3 menit membaca



Bukittinggi.Top — Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi Partai NasDem, Asril SE, menyambut gembira panen perdana ikan lele yang dilakukan Kelompok Tani Ikan Kampuang Tarandam di Kelurahan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Senin (9/2/2026).



Panen tersebut merupakan hasil pilot project budidaya ikan air tawar yang bersumber dari aspirasi masyarakat yang diajukan Asril SE pada tahun 2024 dan terealisasi pada 2025.



Kegiatan panen perdana ini turut disaksikan anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Partai NasDem, Zulhamdi Nova Chandra, Neni Anita, dan M. Taufik (TK Mudo), perwakilan DPD Partai NasDem Kota Bukittinggi Boy Herry, Hendra selaku Sekretaris Kelurahan Garegeh, serta Akmal Arifin, Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Bukittinggi.

“Asal dari aspirasi masyarakat tahun lalu, Alhamdulillah dalam waktu sekitar 2,5 bulan ikan lele ini sudah bisa dipanen. Ini tentu menjadi hal yang membahagiakan bagi kita semua,” ujar Asril SE di sela kegiatan panen.

Ia menegaskan, program tersebut akan terus dipantau dan diawasi secara berkelanjutan. “Insyaallah kegiatan ini akan terus kita kawal. Jika berjalan baik, tentu akan kita kembangkan lebih luas,” tambahnya.



Sementara itu, Ahmad Lukman, Ketua Kelompok Tani Ikan Kampuang Tarandam, mengucapkan terima kasih kepada Asril SE atas penyaluran dana aspirasi berupa pengadaan bibit unggul lele.

Ia menjelaskan, sebelum bibit ditebar, kelompok tani telah menyiapkan kolam dan melakukan pengapuran menggunakan dolomit untuk menjaga kualitas air. “Kami berharap panen berikutnya bisa lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Hendra, mewakili Lurah Garegeh. “Kami sangat bangga dengan keberadaan kelompok tani ikan ini. Semoga ke depan semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Hendra, Sekretaris Kelurahan Garegeh, yang hadir mewakili Lurah Garegeh. Ia menyebut panen perdana tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.

“Mewakili Lurah Garegeh, kami sangat bangga dengan keberadaan dan capaian Kelompok Tani Ikan Kampuang Tarandam ini. Program ini bukan hanya berhasil, tetapi juga menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran,” ujar Hendra.

Ia berharap, ke depan kelompok tani ikan tersebut terus berkembang dan mampu menjadi penopang ekonomi warga sekitar. “Mudah-mudahan kegiatan budidaya ikan ini berkelanjutan dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Garegeh,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Akmal Arifin, Kabid Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Bukittinggi, berharap hasil panen perdana dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk siklus budidaya berikutnya.

“Sejak awal, dinas ikut membidani terbentuknya kelompok tani ini melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) Bapak Asril SE berupa pengadaan gudang pakan, pakan ikan, bibit lele, serta perbaikan kolam,” jelasnya.

Menurut Akmal, bibit lele ditebar pada November 2025 dan kini telah berhasil dipanen dengan hasil yang cukup baik. “Pemberian bibit hanya sekali. Kami berharap hasil panen ini digunakan untuk membeli bibit kembali agar usaha terus berlanjut dan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinas akan terus melakukan pembinaan dengan menurunkan penyuluh secara rutin setiap minggu serta melakukan pengawasan. “Jika ada kendala, termasuk kematian ikan, kami siap mencarikan solusi,” pungkasnya.

(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak

    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin