
BUKITTINGGI| Bukittiggi.Top – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjen PAS) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, A.Md.Ip., S.Sos., M.AP, mengawali Tahun 2026 dengan melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda monitoring dan evaluasi awal tahun terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan, sekaligus memastikan implementasi kebijakan pemasyarakatan berjalan sesuai arah yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Kunrat Kasmiri meninjau sejumlah area lapas, termasuk blok hunian warga binaan pemasyarakatan, sarana pembinaan, serta lingkungan lapas secara umum. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi keamanan, ketertiban, dan kesiapan fasilitas dalam mendukung proses pembinaan.
“Kunjungan awal tahun ini penting untuk memastikan penyelenggaraan pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan, baik dari aspek keamanan maupun pembinaan,” ujar Kunrat Kasmiri di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan pemasyarakatan saat ini diarahkan pada pendekatan pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada reintegrasi sosial, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Menurut Kunrat, tantangan pemasyarakatan ke depan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga dengan persoalan kapasitas hunian, kualitas layanan pembinaan, serta pemenuhan hak-hak dasar warga binaan.
“Karena itu, pengelolaan lapas harus dilakukan secara profesional, terukur, dan akuntabel. Pembinaan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan integritas petugas dan peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan pemasyarakatan, sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mendorong reformasi birokrasi dan transformasi layanan pemasyarakatan.
“Kami meminta seluruh unit pelaksana teknis untuk konsisten menjalankan kebijakan pemasyarakatan yang menempatkan aspek keamanan, pembinaan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia secara seimbang,” ujarnya.

Selama kunjungan berlangsung, situasi di Lapas Kelas IIA Bukittinggi terpantau aman dan tertib. Kegiatan peninjauan berjalan lancar serta mendapat dukungan dari jajaran petugas lapas.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan di Sumatera Barat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan pemasyarakatan pada tahun 2026, termasuk peningkatan kualitas pembinaan dan pengelolaan lapas yang berkelanjutan. (afrizal soedarta)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id