
BUKITTINGGI.TOP – Komitmen mengubah sampah menjadi sumber nilai ekonomi kembali ditegaskan melalui Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kota Padang periode 2025–2028, yang digelar di Gedung Rektorat ATI Padang, Sabtu (27/12/2025).
Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting penguatan gerakan bank sampah di Kota Padang, sekaligus menegaskan peran ASOBSI sebagai mitra strategis dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan bernilai ekonomi.

Hal itu disampaikan Rahmani, S.Sos, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPD ASOBSI Kota Padang, kepada media BUKITTINGGI.TOP, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
> “Kepengurusan DPD ASOBSI Kota Padang ini secara resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum ASOBSI Indonesia, yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Wilayah ASOBSI Sumatera Barat, Bapak Syaifuddin Islami, S.Tp, M.Si,” ujar Rahmani.

Susunan Pengurus Inti
Berdasarkan hasil musyawarah, kepengurusan inti DPD ASOBSI Kota Padang periode 2025–2028 adalah sebagai berikut:
Ketua: Faldi Lulrahman, ST, MT
Wakil Ketua: Gusniati, S.Sos
Sekretaris: Nurnel Umar
Bendahara: Ekawati
Lengkap dengan 9 Bidang Strategis
Untuk memperkuat gerakan bank sampah di Kota Padang, kepengurusan ini juga dilengkapi dengan sejumlah bidang strategis, yakni:
Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan: Nora Fitriawati, S.Sos, MM
Ketua Bidang Penguatan dan Kepedulian Publik: Defriyanti Dahar, S.Tp
Ketua Bidang Pelatihan dan SDM: Devia, ST
Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi: Rovans Farliandana, SM
Ketua Bidang Operasional Pengelolaan Bank Sampah: Yunengsih Rade Putri
Ketua Bidang Usaha dan Kemitraan: Athila
Ketua Bidang Sarana dan Prasarana: Farida
Ketua Bidang Industri Daur Ulang: Maivita, A.MG
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Rahmani, S.Sos
Gabungan Bank Sampah, Dorong Lingkungan Bersih dan Bernilai
Rahmani menjelaskan, DPD ASOBSI Kota Padang merupakan gabungan dari sejumlah bank sampah yang ada di Kota Padang, dengan peran utama mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, indah, dan hijau.
> “ASOBSI hadir bukan sekadar mengelola sampah, tapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa sampah bisa menjadi sumber nilai ekonomi,” tuturnya.
Mengusung motto 3R (Reduce, Reuse, Recycle), ASOBSI berupaya memfasilitasi masyarakat dalam mengurangi sampah dari sumbernya, menggunakan kembali barang yang masih bernilai, serta mendaur ulang sampah agar memiliki nilai tambah.
> “Prosesnya dimulai dari sampah rumah tangga. Siapa bilang sampah itu hanya sampah? Kalau dikelola dengan benar, justru bisa menjadi ladang cuan,” jelas Rahmani.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu dan tidak malu memilah sampah sejak dari rumah.
> “Ayo, jangan malu memilah sampah sendiri. Dari rumah kita bisa berkontribusi untuk lingkungan sekaligus ekonomi,” pungkasnya.
(Fendy Jambak)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar