
BUKITTINGGI.TOP – Memasuki tahun 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara optimal dan berkelanjutan. Berbagai layanan sosial seperti ambulans medis, ambulans jenazah, serta dukungan kesehatan gratis terus berjalan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, Chairunnas, menyampaikan bahwa pelayanan prima merupakan program jangka panjang yang telah dilaksanakan secara konsisten.
“Sejak 2018, kami konsisten memberikan layanan gratis kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan yang harus terus dijaga. Kehadiran layanan seperti mobil medis dan mobil jenazah merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap kebutuhan warga sehari-hari,” ujar Chairunnas, Selasa (06/12/2026).
Selain pelayanan rutin, PMI Bukittinggi juga terus memperkuat fungsi kesiapsiagaan bencana. Personel, peralatan, serta logistik selalu disiagakan untuk merespons potensi kedaruratan, baik di dalam Kota Bukittinggi maupun di daerah sekitar.
Menurut Chairunnas, kesiapan tersebut harus tetap terjaga meski kondisi daerah relatif aman.
“PMI tidak boleh lengah. Walaupun tidak ada bencana besar di Bukittinggi sepanjang 2025, kami tetap menyiapkan personel dan logistik. Prinsip kami jelas, setiap nyawa yang masih hidup wajib dibantu, bahkan termasuk dalam situasi tertentu seperti penyelamatan hewan,” tegasnya.
Sepanjang 2025, meski Bukittinggi relatif aman dari bencana besar, PMI tetap aktif membantu wilayah tetangga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Hal ini menegaskan bahwa prinsip kemanusiaan PMI tidak mengenal batas administratif.
“Ketika ada masyarakat tertimpa bencana, PMI harus hadir. Prinsip kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Kami akan terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam kota maupun di daerah sekitar,” tambah Chairunnas.
Sejalan dengan arahan PMI Pusat, PMI Bukittinggi juga memfokuskan perhatian pada pemulihan pascabencana, terutama pembersihan lingkungan agar warga dapat kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas dengan nyaman, khususnya menjelang Ramadan.
Di sektor kesehatan, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bukittinggi terus meningkatkan mutu pelayanan darah. Setelah mencapai target kinerja pada 2025, UDD saat ini menunggu hasil akreditasi dan bersiap menerapkan standar ISO terbaru pada 2026.
Untuk menunjang seluruh program tersebut, PMI Bukittinggi secara bertahap memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan penambahan tenaga profesional.
Dengan penguatan layanan rutin, kesiapsiagaan bencana, serta peningkatan mutu manajemen dan SDM, PMI Kota Bukittinggi bertekad untuk terus hadir sebagai lembaga kemanusiaan yang dapat diandalkan dan selalu dekat dengan kebutuhan masyarakat.(**)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id