
Agam, BUKITTINGGI.TOP — Palang Merah Indonesia (PMI) membuka pos pelayanan kemanusiaan di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, guna mendukung proses pemulihan warga pascabanjir bandang (galodo).
Langkah tersebut merupakan bagian dari koordinasi PMI Provinsi Sumatera Barat dengan PMI Kota Bukittinggi yang bertugas melaksanakan pelayanan kemanusiaan di lapangan.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, melalui Kepala Markas PMI Bukittinggi, Ahmad Jais, Minggu (4/1/2026), mengatakan bahwa pos pelayanan difungsikan sebagai pusat kegiatan relawan dalam membantu masyarakat terdampak.
Ia menyebutkan, masih terdapat rumah warga yang tertimbun lumpur dan material sisa banjir, sehingga membutuhkan penanganan cepat agar kembali layak ditempati.
“Relawan fokus pada pembersihan rumah dan lingkungan permukiman warga agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Ahmad Jais.
Dalam pelaksanaannya, PMI menurunkan relawan dengan dukungan berbagai sarana, seperti truk tangki air, mesin pompa, gerobak angkut, serta peralatan kebersihan.
Selain aksi bersih lingkungan, PMI juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa paket sembako dan perlengkapan kebersihan diri kepada warga terdampak galodo.
PMI turut memberikan layanan dukungan psikososial kepada anak-anak sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
“Melalui kegiatan trauma healing, anak-anak diharapkan dapat kembali merasa aman dan tidak larut dalam trauma,” kata Ahmad Jais.
PMI berharap kehadiran pos pelayanan tersebut dapat membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan warga dalam menghadapi dampak bencana alam.(**)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id