
Kapau, Agam.BUKITTINGGI.TOP – PSBS Old Star Batusangkar tampil tanpa cela di turnamen Fourfeo Fort De Kock. Mengandalkan pengalaman dan kekompakan para legendanya, PSBS menyapu bersih tiga laga, mengoleksi 9 poin sempurna, dan resmi mengangkat trofi juara, Minggu (1/2/2026), di Lapangan Jorong Ladang Laweh, Kapau.

Skuad PSBS yang diperkuat Yunirman Efendi, M. Nazwira H, Feri Wali, Adrismon, Pirlo, Rf 7, Zulharbi, Rinaldi Nago, Ardi Ajo, Yulmai, Syahrial, Idwandri, Efendi, Chandra Antoni, Juni Hendri, dan Boy Arisandi tampil solid sejak laga pertama hingga penutup.

Pada laga pembuka, PSBS menundukkan Payakumbuh Old Star 1–0. Kemenangan kedua diraih saat menghadapi Rajawali Old Star Padang dengan skor ketat 2–1. Gelar juara akhirnya dipastikan usai PSBS menaklukkan Fort De Kock Bukittinggi 1–0 di laga pamungkas.
Persaingan Ketat & Drama Kartu Merah
Turnamen ini juga sarat gengsi. Fort De Kock Bukittinggi yang diperkuat Taufik, Robby, Maisir, Ismael, Joni Pribudi, Taufik Ustad, Edi Tanjung, Anto, Zurizal Katik, Hen Mak Dang, Hendra Dsd, Angga, Tomeng, Pac Wil, Femil, Zil Andri, Didi Efendi, Hendri Intan, Edi Warman, Desri, dan H. Fuad sempat mencuri perhatian dengan kemenangan 2–1 atas Rajawali Old Star Padang.

Namun, Fort De Kock harus mengakui keunggulan Payakumbuh Old Star dengan skor 1–2 dalam laga panas yang diwarnai tiga kartu merah.

Payakumbuh Old Star sendiri tampil meyakinkan dengan materi pemain seperti Anto Gledor, Yasril, Andra Eka Putra, Herman, Da Nis, Wandul, Andra-Avy, Santoso, Evi, Koming, Mas LPG, Jefri LPG, Ipong, dan Yoppi Lubis. Mereka bahkan mencatat kemenangan telak 3–0 atas Rajawali Old Star Padang.

Adapun Rajawali Old Star Padang diperkuat Zal, Romero Kalek, Dodi, Jaya, Paceh, H. In, Veron, PJ, Manto, Hengki, Ayah, dan Tomy, yang tetap tampil ngotot di setiap laga meski harus puas tanpa kemenangan.
Reuni Legenda & Pesan untuk Generasi Muda
Bagi para pemain, Fourfeo Fort De Kock bukan sekadar perebutan trofi, melainkan ajang reuni dan silaturahmi legenda sepak bola Sumatera Barat.
Andra Eka Putra menegaskan pentingnya turnamen ini sebagai contoh bagi generasi muda.
> “Walaupun kita sudah pensiun, silaturahmi tetap penting. Ini juga tanggung jawab moril kita memberi semangat kepada anak-anak muda,” ujarnya.
Ia juga membuka peluang digelarnya turnamen serupa di Payakumbuh dalam waktu dekat, menjelang bulan Ramadan.
Sementara itu, Robby selaku panitia menyampaikan kepuasannya atas suksesnya pelaksanaan Fourfeo.
> “Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sukses. Mudah-mudahan event seperti ini bisa kita ulangi kembali,” katanya.
Turnamen Fourfeo Fort De Kock ditutup dengan penyerahan trofi kepada seluruh tim peserta sesuai peringkat akhir, sekaligus menegaskan PSBS Old Star Batusangkar sebagai penguasa Fourfeo.
(Fendy Jambak)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id