Shabirin Rachmat Kritik Lemahnya Komunikasi Dana Aspirasi di MKS

2 menit membaca
Efendi

BUKITTINGGI.TOP – Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi Gerindra, Shabirin Rachmat, menyoroti lemahnya komunikasi dalam pengelolaan dana aspirasi saat kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kamis (30/4/2026).

Reses yang berlangsung di Kantor Camat MKS itu dihadiri sembilan anggota dewan dan dibuka oleh Camat Fachrul Razi. Ia menegaskan pentingnya reses sebagai sarana menjaring aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam dialog, warga RW 01 Kubu Gulai Bancah, Maulida, mempertanyakan kejelasan mekanisme pencairan dana Pokok Pikiran (Pokir). Ia juga mengusulkan agar kegiatan pelatihan lebih banyak dilaksanakan di tingkat kelurahan agar lebih efisien.

Menanggapi hal itu, Shabirin menyebut persoalan utama terletak pada komunikasi yang tidak berjalan optimal, terutama sejak anggota dewan tidak lagi rutin dilibatkan dalam Musrenbang kelurahan.

“Akibatnya, RT, RW, dan LPM tidak terlibat sejak awal, sehingga saat proses administrasi dan pencairan sering muncul kendala,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat dan ninik mamak dalam setiap tahapan perencanaan. Minimnya kehadiran perwakilan kelurahan dalam reses kali ini turut menjadi catatan penting.

Shabirin mendorong adanya pertemuan rutin agar penggunaan dana Pokir lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran.

Reses ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola serta memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di MKS.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin