SLB Negeri 1 Bukittinggi Fokuskan Vokasi dan Seni bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

2 menit membaca

BUKITTINGGI.TOP – SLB Negeri 1 Bukittinggi memfokuskan pendidikan vokasi dan pengembangan seni sebagai bagian dari strategi pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus, guna membekali mereka dengan keterampilan hidup dan mendorong kemandirian setelah lulus sekolah.

Sekolah luar biasa yang berdiri sejak 1984 itu merupakan SLB pertama di Kota Bukittinggi dan melayani pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus mulai dari jenjang SD hingga SMA. SLB Negeri 1 Bukittinggi berlokasi di Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan MKS, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kepala SLB Negeri 1 Bukittinggi, Erma, S.Pd, mengatakan bahwa selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah secara khusus mengembangkan pendidikan vokasi dan seni yang disesuaikan dengan potensi serta kemampuan masing-masing siswa.

“Kami memfokuskan pembelajaran pada vokasi dan seni agar siswa memiliki keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal kemandirian mereka di masa depan,” ujar Erma saat ditemui, Senin (19/1/2026).

Program vokasi yang dikembangkan di SLB Negeri 1 Bukittinggi meliputi membatik, tata busana, pembuatan suvenir, tata boga, serta teknologi informasi dan elektronika (ITE). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan menjadi bagian dari proses belajar mengajar.

Selain vokasi, sekolah juga mendorong pengembangan bakat dan minat siswa melalui kegiatan seni dan ekstrakurikuler, seperti melukis, tari dan lagu yang bekerja sama dengan Sanggar Limbago Papeh Sakato, serta drum band.

Menurut Erma, keterlibatan siswa dalam kegiatan seni tidak hanya bertujuan mengasah kreativitas, tetapi juga melatih kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi. Sejumlah siswa bahkan pernah tampil pada peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bukittinggi Tahun 2025.

Di sisi lain, Erma mengungkapkan bahwa sekolah masih membutuhkan sejumlah sarana pendukung untuk menunjang kegiatan belajar yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Salah satu kebutuhan mendesak adalah musholla yang dapat digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus ruang pembelajaran tahfiz.

Selain itu, pihak sekolah juga mengusulkan perbaikan pagar sekolah, pembangunan dam pembatas dengan area Hotel Pusako, serta penataan halaman sekolah yang masih berupa tanah agar lebih aman dan nyaman bagi siswa.

Sebelumnya, SLB Negeri 1 Bukittinggi telah menerima bantuan renovasi melalui Program Revitalisasi Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2025. Pihak sekolah berharap, pengajuan tambahan sarana prasarana yang telah disampaikan kepada instansi terkait dapat terealisasi pada tahun 2026.

“Dengan dukungan pemerintah dan pihak terkait, kami berharap layanan pendidikan di SLB Negeri 1 Bukittinggi semakin optimal dan siswa-siswa kami dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri,” kata Erma.

(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak

    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin