
BUKITTINGGI.TOP – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Hj Eliana Amd, Owner Green House Lezatta. Tanpa banyak publikasi, perempuan yang akrab disapa Haji Elly ini turun langsung menembus wilayah terdampak bencana alam banjir dan longsor (galodo) yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat sejak akhir November 2025 lalu.
Tidak ingin berpangku tangan melihat penderitaan masyarakat, Hj Elly bersama timnya bergerak cepat mengantarkan bantuan kemanusiaan ke hampir seluruh wilayah terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti sembako, pakaian, selimut, kasur, hingga perlengkapan darurat lainnya.

Sebelumnya, nama Haji Elly sempat menjadi perhatian publik pada 2025 lalu saat membantu mahasiswa dan pengemudi ojek online dengan membagikan buah-buahan serta minuman di tengah aksi orasi yang menyuarakan aspirasi mereka. Sikapnya yang konsisten bergerak tanpa kepentingan pribadi menjadi ciri khas dalam setiap aksi sosial yang dilakukan.
“Semua ini murni dari dorongan hati nurani. Saya tidak pernah berniat untuk dipublikasikan,” ujar Hj Elly saat ditemui BUKITTINGGI.TOP di kediamannya, Sabtu (3/1/2026).
Ia mengaku sangat terpukul melihat kondisi masyarakat di lokasi bencana. Menurutnya, hingga kini masih banyak korban yang belum tersentuh bantuan secara merata.
“Saya sedih sekali melihat kondisi mereka. Ternyata belum seluruhnya mendapatkan bantuan. Bencana ini sangat dahsyat dan terjadi berulang-ulang. Sawah, ladang, dan rumah tempat mereka bergantung hidup hancur semua,” tuturnya dengan nada pilu.
Tak hanya menyasar warga terdampak, Hj Elly juga memberikan perhatian kepada para petugas di lapangan.
“Kita juga membantu para petugas, termasuk operator alat berat yang bekerja membersihkan dan memperbaiki area bencana. Mereka semua turut berjuang di lapangan,” jelasnya.
Ia berharap kepedulian tidak berhenti di tengah jalan.
“Saya berharap kepada semua pihak, baik pemerintah, anggota dewan, pengusaha, maupun masyarakat luas, jangan berhenti membantu sampai kondisi mereka benar-benar pulih. Secara psikologis, mereka trauma dengan apa yang terjadi,” katanya.
Sebagai orang Minangkabau, Hj Elly mengingatkan pentingnya nilai kebersamaan.
“Bukankah kita punya prinsip basamo mangko manjadi. Dengan prinsip itulah mari kita bersama-sama membantu saudara-saudara kita,” ucapnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus bergerak meski dihadapkan pada berbagai rintangan.
“Insyaallah kami akan terus membantu. Meski medan sulit, pulang sampai tengah malam, itu tidak akan mematahkan semangat kami,” pungkasnya.
Saat berita ini diturunkan, Hj Elly bersama kru Green House Lezatta tengah melakukan pengepakan bantuan yang rencananya akan disalurkan ke wilayah Malalo pada Minggu (4/1/2026).
(Fendy Jambak)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id