Skip to content
Breaking News

HATTRICK ZAUZI ANTARKAN PAYAKUMBUH KE FINAL! TANAH DATAR DILIBAS 3-0, EMAS TINGGAL SELANGKAH

Berita Terkini Headline News Olahraga 3 minutes read 638 views

Padang Pariaman, BUKITTINGGI.TOP — Mimpi besar sepak bola Kota Payakumbuh untuk meraih medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026 kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Tampil meyakinkan di babak semifinal, skuad Kota Randang melibas Kabupaten Tanah Datar dengan skor telak 3-0, Minggu (11/10/2026) sore.

Kemenangan di Lapangan Parik Pauah Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, itu bukan sekadar tiket menuju partai puncak. Hasil tersebut membuka peluang bagi Payakumbuh untuk mencatatkan sejarah baru sekaligus mematahkan penantian panjang sepak bola kota itu dalam perburuan medali emas Porprov Sumatera Barat.

Sosok sentral kemenangan Payakumbuh adalah Zauzi. Pemain bernomor punggung 17 tersebut tampil sebagai pembeda dengan memborong seluruh gol kemenangan alias mencetak hattrick ke gawang Tanah Datar.

Zauzi Menggila, Tanah Datar Tak Berkutik
Sejak pertandingan dimulai, Payakumbuh langsung memperlihatkan determinasi tinggi. Permainan agresif dan keberanian membangun serangan membuat pertahanan Tanah Datar berada di bawah tekanan.

Dominasi itu membuahkan hasil pada menit ke-20. Zauzi sukses memecah kebuntuan dan membawa Payakumbuh unggul 1-0. Tak berhenti sampai di situ, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40.

Dua gol pada babak pertama membuat Payakumbuh menutup paruh pertandingan dengan keunggulan 2-0. Kepercayaan diri pasukan Kota Randang pun semakin meningkat.
Memasuki babak kedua, Payakumbuh tetap menjaga intensitas permainan. Tanah Datar berupaya bangkit, tetapi Payakumbuh mampu mempertahankan kendali pertandingan dan terus mencari celah untuk menambah keunggulan.
Zauzi akhirnya melengkapi penampilan gemilangnya dengan gol ketiga dimenit 75. Hattrick sang penyerang memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengunci langkah Payakumbuh ke final Porprov Sumbar XVI 2026.

Tiga gol tanpa balas menjadi bukti ketajaman lini serang Payakumbuh pada laga semifinal. Kini, tantangan yang jauh lebih besar telah menanti: menuntaskan satu pertandingan terakhir demi medali emas.

Bukan Sekadar Final, Ini Peluang Mengukir Sejarah

Bagi sepak bola Payakumbuh, keberhasilan menembus final memiliki arti penting. Selama keikutsertaannya dalam Porprov Sumatera Barat, tim sepak bola kota ini belum pernah meraih medali emas.

Kini, peluang untuk mengubah catatan tersebut terbuka lebar. Namun, satu kemenangan di semifinal belum cukup untuk menuntaskan misi. Payakumbuh masih harus melewati ujian terakhir dengan menjaga konsentrasi, kekompakan, dan semangat juang hingga peluit akhir pertandingan final.

Partai puncak menjadi panggung pembuktian bagi para pemain bahwa perjalanan panjang menuju Porprov tidak berhenti pada keberhasilan menembus final. Mereka memiliki kesempatan untuk membawa pulang prestasi tertinggi sekaligus menorehkan babak baru dalam sejarah sepak bola Kota Payakumbuh.

Sawahlunto Jadi Penantang Terakhir

Di partai final, Payakumbuh akan menghadapi Kota Sawahlunto yang lebih dahulu memastikan tempat di laga puncak setelah mengalahkan Kota Padang dengan skor 2-1 pada hari yang sama.

Duel Payakumbuh kontra Sawahlunto dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/10/2026) di Stadion Utama Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman.

Pertandingan ini dipastikan menjadi penentu bagi kedua tim dalam perebutan supremasi sepak bola pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Bagi Payakumbuh, laga tersebut bukan hanya tentang mengalahkan lawan, melainkan juga tentang menjawab harapan masyarakat yang mendambakan medali emas.

Modal kemenangan 3-0 atas Tanah Datar memberikan dorongan penting bagi skuad Kota Randang. Meski demikian, final tetap menuntut kesiapan maksimal karena setiap peluang, keputusan, dan kesalahan dapat menentukan hasil akhir.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada Rabu, 14 Oktober 2026. Satu pertandingan tersisa, satu target besar di depan mata, dan satu kesempatan untuk mengukir sejarah.

Payakumbuh sudah sampai di ambang sejarah. Mampukah tim asuhan Zulka Hendra ini menuntaskan perjuangan dan membawa pulang medali emas yang selama ini belum pernah diraih?
Jawabannya akan ditentukan di lapangan. Kota Randang tinggal selangkah lagi untuk mengubah mimpi menjadi prestasi.
(Fendy Jambak)

Share
Avatar of Efendi
Written by