Linda Wardiyanti Realisasikan Bedah Rumah Melalui Pokir 2025, Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Penerima Manfaat

2 menit membaca
Efendi
Berita Terkini, Headline, News - 15 Jun 2026

BUKITTINGGI.TOP  – Komitmen Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi PKS, Apt. Linda Wardiyanti, S.Farm, dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program bedah rumah yang bersumber dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) usulan tahun 2025. Bantuan tersebut secara resmi diserahkan kepada keluarga penerima manfaat pada Senin (15/6/2026) di Kelurahan Campago Guguak Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Program bedah rumah ini diberikan kepada pasangan suami istri, Wendri Fitri (55) dan Darnelis (47), yang selama ini menempati rumah dengan kondisi memerlukan perbaikan agar lebih layak, sehat, dan nyaman untuk dihuni.

Dalam kesempatan tersebut, Linda Wardiyanti menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program yang telah diperjuangkannya melalui Pokir DPRD. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi pemicu bagi terwujudnya hunian yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
“Hari ini program Pokir usulan tahun 2025 alhamdulillah telah terealisasi. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan menjadi amal jariah bagi kita semua. Kami berpesan agar dana ini digunakan sebaik-baiknya sehingga dapat menjadi stimulus untuk mewujudkan rumah yang lebih layak dan nyaman ditempati,” ujar Linda.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bukittinggi, Isra Yonza, beserta jajaran, Ketua RW setempat Amrul St. Pono, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Campago Guguak Bulek.
Kehadiran Dinas Perkim menunjukkan sinergi yang kuat antara legislatif dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui pengentasan hunian tidak layak huni dan penanggulangan kemiskinan.

Pada kesempatan itu, Isra Yonza menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp30 juta yang diberikan merupakan dana stimulus yang diharapkan mampu mendorong perbaikan rumah secara bertahap hingga mencapai kondisi yang lebih layak.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Bantuan sebesar Rp30 juta ini bersifat stimulus atau pemancing.
Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat yang besar bagi keluarga penerima,” katanya.

Program bedah rumah tersebut akan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi aktif keluarga penerima manfaat dan masyarakat sekitar. Selain mempercepat proses pembangunan, pola ini juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur masyarakat Minangkabau.

Pengerjaan fisik rumah ditargetkan selesai dalam waktu 45 hari kalender. Dengan terealisasinya bantuan ini, diharapkan keluarga penerima manfaat dapat segera menikmati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Pokir dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Pokir untuk Rakyat, Rumah Layak untuk Kehidupan yang Lebih Bermartabat.”
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin