Asril SE: Agroindustri Berbasis Pariwisata Bisa Dongkrak Ekonomi Masyarakat Sumbar

1 menit membaca
Efendi

BUKITTINGGI— Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari fraksi partai NasDem, Asril SE, mendorong pengembangan agroindustri berbasis pariwisata sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Menurut Asril, konsep tersebut mengintegrasikan kegiatan pertanian dan perkebunan dengan pengolahan hasil tani serta sektor pariwisata. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan.

“Agroindustri berbasis pariwisata merupakan konsep yang menggabungkan produksi pertanian dengan kegiatan wisata, sehingga tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga pengalaman bagi pengunjung,” ujar Asril saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, konsep tersebut mencakup pengembangan agrowisata, wisata edukasi, serta industri kreatif berbasis potensi lokal. Selain meningkatkan produktivitas, pendekatan ini juga dinilai mampu memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan pengembangan.

Lebih lanjut, Asril menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar di sektor agro, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga hortikultura. Sektor ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 21,20 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Wilayah Sumatera Barat memiliki lahan yang sangat mendukung untuk pengembangan hortikultura dan komoditas pangan lainnya,” katanya.

Ia berharap pengembangan agroindustri berbasis pariwisata dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin