Tak Kunjung Ada Kepastian dari Asprov Sumbar, Tim Sepakbola Bukittinggi Terancam Gagal Tampil di Porprov Sumbar 2026

2 menit membaca

BUKITTINGGI.TOP — Tim sepakbola Kota Bukittinggi terancam gagal ambil bagian pada ajang Porprov Sumbar pada Oktober 2026 mendatang. Kondisi ini dipicu polemik kepengurusan Askot PSSI Bukittinggi yang hingga kini belum memiliki Pelaksana Tugas (Plt) resmi.

Situasi tersebut mendapat sorotan dan keprihatinan dari sejumlah tokoh sepakbola Bukittinggi, di antaranya H. Dedi Yanto, Susilo, dan Hasnul Harun, saat ditemui di Stadion Ateh Ngarai, Kamis (14/5/2026).

Susilo, mantan Ketua Harian PSKB Bukittinggi, menilai berakhirnya masa jabatan pengurus Askot Bukittinggi sejak Maret 2025 telah berdampak besar terhadap pembinaan sepakbola di kota itu.
“Berakhirnya masa jabatan kepengurusan Askot Bukittinggi sejak Maret 2025 membawa dampak serius terhadap sepakbola di Kota Bukittinggi, termasuk terhambatnya pelaksanaan agenda resmi PSSI seperti Liga 4, Soeratin Cup, dan kompetisi lainnya,” ujar Susilo.

Keprihatinan serupa juga disampaikan H. Dedi Yanto. Ia menilai kevakuman organisasi membuat pembinaan dan persiapan tim menuju Porprov menjadi tidak berjalan.

Sementara itu, Hasnul Harun yang pernah menjadi pembina PSKB Bukittinggi mengaku prihatin dengan kondisi sepakbola daerah yang dinilai berjalan tanpa arah akibat belum adanya kepastian dari Asprov Sumbar.
“Kami sudah menghubungi pihak Asprov Sumbar pada 4 dan 11 Mei 2026 melalui Hendra Dupa dan Dede. Namun jawabannya masih menunggu keputusan Asprov terkait penunjukan Plt Askot Bukittinggi,” ungkap Hasnul Harun.
Menurutnya, waktu menuju Porprov Sumbar 2026 semakin dekat, sementara para pegiat sepakbola di Bukittinggi belum dapat bergerak untuk mempersiapkan tim secara maksimal.
“Pengurus dan insan sepakbola Bukittinggi saat ini praktis tidak bisa berbuat banyak untuk menyiapkan tim menghadapi Porprov,” tambahnya.
Para tokoh sepakbola tersebut berharap Asprov Sumbar segera mengambil keputusan dan bermusyawarah dengan tokoh-tokoh sepakbola Bukittinggi agar Plt Askot segera dibentuk.

“Kami berharap Asprov Sumbar segera menentukan sikap dan bermufakat dengan tokoh-tokoh sepakbola Bukittinggi terkait pembentukan Plt Askot, sehingga pembenahan bisa segera dilakukan dan tim sepakbola Bukittinggi dapat mengikuti Porprov Sumbar 2026,” tegas H. Dedi Yanto, mantan Wakil Ketua PSKB Bukittinggi.

Ia juga berharap figur yang ditunjuk sebagai Plt Askot merupakan sosok yang memahami karakter dan kebutuhan sepakbola Bukittinggi.
“Kami berharap Plt Askot Bukittinggi nantinya diisi orang-orang yang memahami karakter sepakbola daerah ini, sehingga harapan untuk memajukan sepakbola Bukittinggi dapat terwujud,” pungkasnya.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin