Wahyu Sikumbang Ditunjuk Koordinator, Serikat Pekerja Media Segera DibentukOrganisasi Pers Bersatu, KSPSI Bukittinggi Inisiasi Serikat Pekerja Media

2 menit membaca
Efendi

BUKITTINGGI.TOP  — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bukittinggi mendorong percepatan pembentukan serikat pekerja di sektor media sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan dan kesejahteraan insan pers. Dorongan tersebut mengemuka dalam rapat konsolidasi yang digelar pada Rabu, 8 April 2026, di Allegro Kopi, Bukittinggi.

Rapat yang diselenggarakan oleh Pengurus Caretaker Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI Bukittinggi itu dipimpin Ketua Heri Tito Rinaldi, S.H., M.Kn., bersama Sekretaris Aryanda Putra, S.H., dan dihadiri berbagai organisasi profesi media serta wartawan dari Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Sejumlah perwakilan organisasi hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI), Bukittinggi Press Club (BPC), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (APPI), Pemerhati Jurnalis Siber (PJS), KSPSI AGN Bukittinggi, serta unsur KSPSI Sumatera Barat.

Dalam forum itu, KSPSI menegaskan pentingnya membangun wadah kolektif bagi pekerja media di tengah dinamika industri yang semakin kompleks. Perlindungan hukum dan jaminan kesejahteraan dinilai belum merata, sehingga diperlukan organisasi serikat yang mampu memperjuangkan hak-hak pekerja secara lebih terstruktur.

Agenda utama rapat membahas pembentukan Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Penerbitan, Percetakan, dan Media Informasi (PC FSP PPMI-SPSI) di Bukittinggi. Pembentukan ini dipandang sebagai langkah konkret untuk mengonsolidasikan kekuatan pekerja media dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di sektor penerbitan, percetakan, dan media informasi.

Melalui musyawarah, forum secara resmi menunjuk Wahyu Sikumbang dari Bukittinggi Press Club sebagai koordinator penanggung jawab proses pembentukan organisasi tersebut. Penunjukan ini diharapkan dapat mempercepat penyusunan struktur kepengurusan hingga tahap legalitas organisasi.

“Ini bukan sekadar pembentukan organisasi, tetapi langkah bersama untuk memastikan pekerja media memiliki perlindungan dan posisi tawar yang lebih kuat,” ujar Wahyu Sikumbang, Kamis (9/4/2026).

Selain membahas struktur organisasi, pertemuan juga menjadi ajang koordinasi lintas organisasi media untuk menyamakan persepsi terhadap tantangan industri ke depan. Peserta sepakat bahwa pekerja media merupakan bagian penting dari pilar demokrasi, sehingga kesejahteraan mereka tidak bisa diabaikan.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menuntaskan administrasi dan pembentukan struktur kepengurusan di bawah koordinasi Wahyu Sikumbang. Hasilnya akan dilaporkan kepada DPC KSPSI Bukittinggi serta ditembuskan ke tingkat provinsi dan pusat.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membangun ekosistem media yang lebih profesional, berkeadilan, dan mampu menjamin perlindungan bagi seluruh pekerja di sektor informasi.


Suasana rapat konsolidasi pembentukan serikat pekerja media di Allegro Kopi, Bukittinggi, Rabu (8/4/2026).
Perwakilan organisasi pers dan wartawan mengikuti diskusi pembentukan PC FSP PPMI-SPSI Bukittinggi.
Pimpinan rapat saat memandu jalannya konsolidasi lintas organisasi media.
Peserta rapat menyepakati percepatan pembentukan serikat pekerja media di Bukittinggi.(**)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin