Oskar Turun Gunung, Bidik Emas Sepakbola Porprov 2026 untuk Bukittinggi

4 menit membaca
Efendi



BUKITTINGGI.TOP — Gelar juara umum Porprov Sumatera Barat terasa belum lengkap bagi sebuah kontingen jika belum mampu membawa pulang medali emas dari cabang olahraga sepakbola. Cabor paling bergengsi ini bukan hanya menjadi perebutan prestasi, tetapi juga menyangkut gengsi daerah.

Kesadaran itulah yang membuat Oskar turun gunung. Sosok muda yang selama ini dikenal memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan sepakbola tersebut dipercaya menjadi manajer tim sepakbola Kota Bukittinggi pada Porprov Sumatera Barat 2026.



Dengan pengalaman dan kecintaannya terhadap sepakbola, Oskar memasang target tinggi. Ia ingin mengakhiri kerinduan Bukittinggi terhadap medali sepakbola Porprov dengan mempersembahkan medali emas untuk kota yang dikenal dengan ikon Jam Gadang tersebut.

“Target yang kita usung dalam ajang Porprov nanti tentu mendapatkan medali emas. Walaupun anggaran yang disediakan pemerintah Bukittinggi terbatas, persiapan kita relatif pendek dan minim, tetapi itu tidak mengurangi semangat untuk mempersembahkan medali emas. Intinya, emas sepakbola akan kita bawa ke Bukittinggi,” tegas Oskar optimistis.

Menurutnya, persaingan pada cabang sepakbola Porprov 2026 dipastikan berlangsung ketat. Sebagian daerah bahkan telah melakukan persiapan jauh lebih awal. Namun kondisi tersebut justru menjadi motivasi bagi tim Bukittinggi untuk bekerja lebih keras.
“Semua tim sepakbola sudah lebih dulu mempersiapkan timnya. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk bersaing secara kompetitif di ajang Porprov nanti,” ujarnya.



Oskar menjelaskan, persiapan tim Bukittinggi terus digenjot. Latihan dilakukan secara kontinyu di Stadion Ateh Ngarai, Kota Bukittinggi, sebagai bagian dari upaya membangun kesiapan fisik, mental dan kekompakan tim.
“Harapannya kita ingin mendapatkan medali di cabor sepakbola. Sebab, ini merupakan cabor paling bergengsi,” kata mantan Ketua PSSI Kota Bukittinggi tersebut.

Akhiri Kerinduan Medali Sepakbola

Bagi Oskar, target emas bukan sekadar ambisi. Ada kerinduan panjang yang ingin dijawab oleh tim sepakbola Bukittinggi.
Sudah cukup lama sepakbola Kota Bukittinggi belum mampu membawa pulang medali dari ajang Porprov. Kondisi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Oskar bersama seluruh tim.

“Sudah lama sepakbola Kota Bukittinggi tidak mendapatkan medali di ajang Porprov. Kerinduan dan haus akan gelar juara sangat kami rasakan. Ini menjadi motivasi kami dalam berburu medali,” ungkapnya.

Optimisme Oskar juga tidak terlepas dari pengalamannya dalam membangun prestasi sepakbola. Ia merupakan ketua PSSI Bukittinggi (Askot) yang sukses mengantarkan PSKB Bukittinggi menjadi juara Liga 3 Provinsi Sumatera Barat 2021. Ia juga dikenal sebagai salah satu penggagas Minangkabau Cup.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan Porprov. Namun, Oskar menyadari bahwa nama besar dan pengalaman saja tidak cukup.
“Kerja keras dan kerja cerdas menjadi motivasi kita untuk kembali menjadi yang terbaik. Yang terpenting, kita maksimalkan persiapan sebelum turun ke gelanggang,” katanya.

Persaingan Ketat, Semua Tim Punya Peluang
Menyikapi peta persaingan, Oskar menilai seluruh daerah memiliki peluang yang sama untuk merebut medali emas.

Menurutnya, kekuatan setiap tim akan ditentukan oleh kesiapan pemain, strategi, mental bertanding serta kemampuan menjaga konsistensi selama kompetisi berlangsung.
“Saya kira seluruh tim memiliki peluang yang sama. Kompetisi ini akan sangat kompetitif dan persaingan sangat ketat,” ujarnya.
Untuk mematangkan skuad, tim Bukittinggi juga dijadwalkan menjalani sejumlah pertandingan uji coba sebelum memasuki Training Center (TC) penuh menjelang pertandingan pembukaan Porprov.



Evaluasi Struktur Kepelatihan

Terbaru, saat dihubungi media melalui telepon pada Sabtu (5/9/2026), Oskar mengungkapkan adanya evaluasi terhadap struktur kepengurusan dan kepelatihan tim Porprov Kota Bukittinggi.

Menurutnya, perubahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan progres dan kesiapan tim menghadapi Porprov.
“Untuk keseriusan tim dalam meraih progres, setelah melihat perkembangan tim selama ini, ada perubahan struktur pengurus kepelatihan untuk tim Porprov Kota Bukittinggi,” jelas Oskar.

Ia menegaskan, evaluasi tersebut merupakan langkah penting agar seluruh elemen tim dapat bekerja lebih maksimal.
“Hal ini sangat penting untuk direvisi, karena kita tidak ingin datang sebagai pecundang di Porprov nanti. Tekad kita jelas, membawa prestasi yang terbaik untuk Kota Bukittinggi,” tegasnya.

Sebanyak 15 kabupaten/kota di Sumatera Barat dipastikan ambil bagian pada cabang olahraga sepakbola Porprov 2026. Lima belas tim tersebut akan bersaing memperebutkan medali emas yang menjadi salah satu target paling bergengsi dalam pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat.

Kini, tantangan ada di depan mata.
Bagi Oskar dan skuad Bukittinggi, perjuangan menuju podium tertinggi telah dimulai. Emas sepakbola bukan sekadar target, tetapi sebuah tekad untuk mengakhiri kerinduan dan mengangkat nama Bukittinggi di pentas Porprov Sumatera Barat 2026.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin
x
x