Zulhamdi Nova Chandra Pimpin IOF Bukittinggi 2026–2030, Bidik Off-Road sebagai Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

4 menit membaca
Efendi

BUKITTINGGI.TOP — Tongkat kepemimpinan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Bukittinggi resmi berganti. Zulhamdi Nova Chandra Dt Nagari Labiah dipercaya memimpin IOF Kota Bukittinggi untuk periode 2026–2030.

Zulhamdi terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV IOF Kota Bukittinggi yang berlangsung di Hotel Dimens Bukittinggi, Minggu (6/9/2026).

Terpilihnya Zulhamdi yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi tersebut membawa harapan baru bagi kemajuan olahraga otomotif, khususnya komunitas off-road di Kota Bukittinggi.

Muscab IV IOF Kota Bukittinggi diikuti 11 komunitas off-road yang ada di Kota Bukittinggi. Selain menjadi forum evaluasi organisasi, muscab juga menjadi momentum penting untuk menentukan kepemimpinan serta arah program IOF Bukittinggi selama empat tahun ke depan.

Ketua Pelaksana Muscab IV IOF Kota Bukittinggi, Hengki Taniang, mengatakan seluruh rangkaian muscab berjalan dengan baik dan salah satu agenda utamanya adalah memilih ketua untuk periode 2026–2030.

“Muscab ini dihadiri oleh 11 komunitas off-road yang ada di Kota Bukittinggi, dengan melaksanakan pemilihan ketua untuk periode 2026–2030,” ujar Hengki.

Menurut Hengki, sosok Zulhamdi diharapkan mampu memberikan energi baru bagi organisasi sekaligus memperkuat keberadaan komunitas off-road di Kota Bukittinggi.

“Kita berharap, dengan terpilihnya Zulhamdi Nova Chandra Dt Nagari Labiah yang notabene anggota DPRD Kota Bukittinggi sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, bisa membawa angin segar terhadap komunitas IOF yang ada di Kota Bukittinggi,” katanya.

Ia menjelaskan, Muscab IOF dilaksanakan setiap empat tahun sebagai bagian dari mekanisme organisasi dalam menentukan kepemimpinan sekaligus menyusun arah program kerja untuk periode berikutnya.

“Untuk musyawarah cabang itu sendiri, pelaksanaannya dilakukan sekali empat tahun. Alhamdulillah, ketua terpilih sudah menunggu informasi dari kita untuk agenda-agenda IOF Bukittinggi ke depannya,” terang Hengki.

Hengki berharap kepemimpinan baru mampu membuat IOF Kota Bukittinggi semakin solid, aktif, dan produktif serta memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan olahraga otomotif di daerah.

“Semoga dengan terpilihnya Zulhamdi Nova Chandra Dt Nagari Labiah menjadi Ketua IOF Kota Bukittinggi, membawa kemajuan bersama kita di Bukittinggi Gemilang,” pungkasnya.

Off-Road Bukan Sekadar Hobi, Tapi Bisa Gerakkan Ekonomi

Sementara itu, Ketua IOF Kota Bukittinggi terpilih, Zulhamdi Nova Chandra Dt Nagari Labiah, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berupaya menjadikan kegiatan off-road tidak hanya sebagai olahraga dan wadah silaturahmi komunitas, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Salah satu perhatian Zulhamdi adalah kawasan Ngarai Sianok, yang menjadi lokasi kegiatan off-road sekaligus berada di wilayah yang berbatasan antara Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara IOF Kota Bukittinggi dengan Pemerintah Kabupaten Agam.

“Event IOF Kota Bukittinggi yang ada di Ngarai Sianok merupakan batasan dua wilayah, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Kita akan menjalin kerja sama dengan Kabupaten Agam,” ujar Zulhamdi.

Ia menilai, event off-road yang dikemas secara baik dan profesional berpotensi mendatangkan banyak orang ke Kota Bukittinggi. Kehadiran peserta maupun penonton dari luar daerah tentunya dapat memberikan efek positif terhadap pelaku usaha lokal.

“Ke depannya kita berharap event off-road bisa membawa dampak yang positif untuk masyarakat. Kita melihat, dengan adanya event, otomatis orang akan datang ke Kota Bukittinggi, dan itu jelas membawa dampak terhadap pelaku usaha,” jelasnya.

Menurut Zulhamdi, sebagai salah satu kota tujuan wisata, Bukittinggi memiliki modal besar untuk mengembangkan event olahraga otomotif sebagai bagian dari kalender kegiatan pariwisata.

Kedatangan peserta dan komunitas off-road dari berbagai daerah dinilai dapat ikut menggerakkan sektor usaha, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi hingga berbagai usaha masyarakat lainnya.

“Bukittinggi sebagai kota wisata, tentunya dari kedatangan mereka akan meningkatkan pariwisata itu sendiri. Kita akan bekerja sama dengan pemerintah terkait event-event yang akan kita lakukan,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2030, IOF Kota Bukittinggi diharapkan mampu membangun organisasi yang semakin solid, mempererat persaudaraan antar komunitas, serta menghadirkan event-event off-road yang aman, menarik, kompetitif dan berdampak positif.

Lebih dari sekadar memacu kendaraan di medan ekstrem, IOF Bukittinggi di bawah kepemimpinan Zulhamdi Nova Chandra Dt Nagari Labiah diharapkan mampu menjadikan off-road sebagai kekuatan baru dalam mendukung pariwisata, menggerakkan ekonomi masyarakat, sekaligus mengangkat nama Kota Bukittinggi.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin
x
x