PGRI Comeback! Tekuk Dishub Bukittinggi 2-1 dalam Friendly Match Jelang Turnamen Antarinstansi

3 menit membaca
Efendi

BUKITTINGGI.TOP — Tim sepakbola PGRI Kota Bukittinggi sukses meraih kemenangan atas tim Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bukittinggi dengan skor 2-1 dalam laga friendly match yang berlangsung di Lapangan Stadion Ateh Ngarai, Bukittinggi, Rabu (2/9/2026).
Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung dalam tempo cukup tinggi. Kedua tim tampil penuh semangat dan saling jual beli serangan sejak menit awal.

Laga ini juga disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Elza Aulia, yang hadir memberikan dukungan kepada tim sepakbola Dishub.
Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan tim Dishub Kota Bukittinggi sebelum ambil bagian dalam turnamen sepakbola antarinstansi di Kabupaten Solok, Minggu (6/9/2026) mendatang.

Elza Aulia mengatakan, laga persahabatan menghadapi tim PGRI tersebut penting untuk mengukur kesiapan tim sekaligus menjadi ajang evaluasi sebelum menghadapi turnamen.
“Laga persahabatan melawan tim sepakbola PGRI ini merupakan persiapan tim Dishub Kota Bukittinggi untuk mengikuti event turnamen sepakbola antarinstansi di Kabupaten Solok pada Minggu, 6 September 2026 mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-56 tahun 2026.
“Turnamen sepakbola itu merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional yang ke-56 tahun ini. Mohon doanya, semoga teman-teman dari tim sepakbola Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi dapat menampilkan permainan yang terbaik,” tutur Elza.

Dishub Unggul Lebih Dulu
Memasuki babak pertama, tim Dishub Bukittinggi yang menerapkan pola permainan 4-3-3 langsung mengambil inisiatif serangan.
Tekanan yang dibangun sejak menit awal membuahkan hasil. Memasuki menit kedelapan, Dishub Bukittinggi berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak Fadil (7). Skor berubah menjadi 1-0 untuk Dishub.

Tertinggal satu gol membuat PGRI Bukittinggi meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Apik (7) menjadi aktor penting kebangkitan PGRI.
Memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Dishub, Apik menusuk dan berhasil lepas dari kawalan pemain belakang. Dengan penyelesaian yang baik, ia sukses menjebol gawang Dishub dan mengubah skor menjadi 1-1.

PGRI semakin percaya diri. Tidak lama berselang, peluang kembali didapatkan setelah pemain Dishub melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Apik (7) yang dipercaya menjadi eksekutor dari titik putih sukses menjalankan tugasnya. Bola bersarang di gawang Dishub dan PGRI berbalik unggul 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Pressing Ketat PGRI Redam Serangan Dishub
Memasuki babak kedua, tim Dishub berusaha bangkit. Serangan dibangun dari lini belakang untuk mencari celah di pertahanan PGRI.
Namun, permainan pressing ketat yang diperagakan para pemain PGRI membuat alur serangan Dishub tidak mudah berkembang. Upaya untuk menembus jantung pertahanan PGRI beberapa kali berhasil dipatahkan.

Kedua tim kemudian terlibat dalam aksi jual beli serangan. Sejumlah peluang tercipta di depan gawang masing-masing tim, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol tambahan.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol lagi yang tercipta.
PGRI Kota Bukittinggi akhirnya mengunci kemenangan 2-1 atas Dishub Kota Bukittinggi.

Bagi tim Dishub Bukittinggi yang berada di bawah asuhan Maisir dan Son, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum tampil pada turnamen sepakbola antarinstansi di Kabupaten Solok.

Sementara bagi PGRI Bukittinggi, kemenangan dalam laga persahabatan ini menjadi modal positif sekaligus bukti bahwa mereka memiliki daya juang tinggi setelah mampu membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 menjadi kemenangan 2-1.
(Fendy Jambak)

  • Wartawan:
    Efendi Jambak
    No KTA 12.3/BKTP/XI/2025
Bagikan Disalin
x
x