
BUKITTINGGI.TOP -Lantunan Lagu “Si Doel Anak Sekolahan” mengawali Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XII Tahun Akademik 2025/2026 UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang digelar Rabu, 15 April 2026 Kubang Putiah.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno, S.IP, yang didampingi Rektor UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, S.Ag., M.Si.
Tangis Rano Karno Pecah di Wisuda UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Pada tahun 2026 ini, UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi mencatat jumlah wisudawan terbanyak, yakni sebanyak 820 orang dari jenjang S1, S2, hingga S3.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan nama Soekarno M. Noer pada salah satu gedung kampus, yang merupakan ayahanda dari Rano Karno, berasal dari Kampuang Jambak, Nagari Bonjol, Kabupaten Pasaman.
Rano Karno tampak haru dan tak kuasa menahan air mata saat menghadiri acara tersebut.

Ia mengaku memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan kampus dan daerah tersebut.
“Jujur, ketika berada di sini saya merasa sangat tersambung dan meneteskan air mata, apalagi nama ayah saya terpasang pada salah satu gedung di kampus ini,” ujarnya.
Kehadiran Rano Karno yang akrab disapa “Si Doel” itu turut didampingi istri serta keluarga besar Soekarno M. Noer, di antaranya Rubi Karno dan Nurli Karno.
Dalam sambutannya, ia berpesan kepada para lulusan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan sesungguhnya di tengah masyarakat.
“Yang dibutuhkan di masyarakat bukan hanya keberhasilan, tetapi ketekunan,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah berjuang menyekolahkan anak-anaknya hingga meraih gelar sarjana.
Rano Karno bahkan menyatakan keinginannya untuk kembali ke Ranah Minang pada tahun mendatang.
Sementara itu, Rektor UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si menitipkan sejumlah harapan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Rano Karno.
Ia berharap adanya perhatian lebih terhadap pengembangan kampus, termasuk pemanfaatan lahan yang masih luas untuk kegiatan seni dan budaya mahasiswa.
Selain itu, Rektor UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani,S.Ag.M.Si juga mengusulkan peningkatan akses jalan menuju kampus yang dinilai masih sempit.
Ia berharap adanya dukungan anggaran untuk pembangunan infrastruktur tersebut, mengingat lokasi kampus berada di wilayah perbatasan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.
“Semoga para lulusan dapat menjaga almamater dan terus berprestasi di tingkat nasional,” pesannya.
Acara wisuda ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan akademisi, di antaranya Wakil Bupati Agam, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Ketua Alumni UIN Sabrar HS juga Mantan Bupati Pasaman, para wakil Rktor, dekan, serta civitas akademika UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Adapun lulusan terbaik tahun ini antara lain:
S1 KPI: Ike Aulia Astuti (IPK 4,00)
S1 PTIK: Sadar Martua Haholongan Sir (IPK 4,00)
S1 HKI: Dhiya Hasna Zhafira (IPK 3,99)
S2 ES: Ridha Fauzana (IPK 3,85)
S2 PAI: Khairunnisa (IPK 4,00)
S2 MPI: Lenny Novita (IPK 4,00)
S3 PAI: Khairunnisa (IPK 4,00) dan Lalu Sayuti (IPK 4,00)
Untuk kategori karya ilmiah terbaik, skripsi S1 diraih oleh Zulkadri, Muhammad Farhan Al Ghifari, dan Putri Melati. Tesis terbaik S2 diraih oleh Helfyna, Miftahul Husna Zain, dan Ahmad Alias, Sementara disertasi terbaik S3 diraih oleh Amrina.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya, sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam mencetak generasi unggul bagi bangsa.(**)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id